JOGJA FESTIVALS FORUM & EXPO

Jogja Festivals Forum & Expo adalah pertemuan seluruh pegiat festival di Yogyakarta untuk mendiskusikan bersama permasalahan dan solusinya dalam pelaksanaan festival di Yogyakarta. Dalam forum ini juga turut menghadirkan seluruh stakeholder yang juga berkaitan dengan pelaksanaan festival. Para stakeholder tersebut diantaranya adalah : perwakilan dari pemerintah DI Yogyakarta dan DPRD Yogyakarta, perwakilan dari universitas dan akademisi, perwakilan dari asosiasi perhotelan, travel dan transportasi Yogyakarta, perwakilan dari pemilik venue, sound system dan kebutuhan panggung, pebisnis kuliner dan souvenir Yogyakarta, dan perwakilan dari komunitas kreatif Yogyakarta.

Di dalam forum ini, Jogja Festivals menjadi fasilitator untuk mempertemukan seluruh pegiat festival dengan stakeholder dengan terus menindaklanjuti hasil dari setiap pertemuan.

OBJEKTIVITAS

  1. Sebagai ruang presentasi festival dan stakeholders yang terlibat.
  2. Memperkuat kapasitas institusi dan jejaring festival-festival di Provinsi D.I.Yogyakarta.
  3. Menjadi forum diskusi untuk mencari solusi terkait permasalahan pegiat festival dan mensepakati arah kebijakan.
  4. Menjadi sarana edukasi serta transfer ilmu pengetahuan bagi para penikmat atau pegiat festival.
  5. Sebagai wadah sinergitas antar festival, festival dengan akademisi, festival dengan masyarakat, festival dengan Pemerintah, danfestival dengan swasta.
  6. Sebagai sarana promosi mendorong berbagai genre dan skala penyelenggaraan festival untuk menemukan dan memperluaspasar.
  7. Menjembatani penyediaan ruang dan peluang industri kreatif melalui festival.
  8. MembawaYogyakarta sebagai kota festival kelas dunia.
  9. Terjalin kerjasama investasi dengan institusi dan lembaga dalam konteks pengembangan Yogyakarta sebagai kota festival.

CALENDER FESTIVAL

Maret

Rajawali Indonesia
Jogjarockarta
1 Maret 2020
Stadion Kridosono, Yogyakarta

Pesta musik rock di tahun 2020 segera dimulai. JogjaROCKarta International Rock Music Festival kembali digelar pada tanggal 1 Maret 2020 di stadion Kridosono, Yogyakarta. Setelah sukses mendatangkan Extreme dan Power Trip pada tahun 2019 ini, JogjaROCKarta International Rock Music Festival kembali mendatangkan band rock legendaris Scorpions dan Whitesnake.

Jl. Kaliurang Km. 6
Gg. Pandega Marta II/6
Yogyakarta 55281

Juni

Festival Musik Tembi
Festival Musik Tembi
20 - 21 Juni 2020
Rumah Budaya Tembi

Hadir sejak 2011, Festival Musik Tembi (FMT) konsisten menyediakan ruang kreasi bagi komposer dan musisi muda untuk menciptakan dan mempertunjukkan karya musik tanpa sekat genre. Setiap tahun, FMT rutin menghadirkan program Musik Tradisi Baru (MTB) sebagai laboratorium untuk menggali kekayaan bunyi nusantara serta ruang dialog untuk mencari kemungkinan-kemungkinan musik tradisi baru di Indonesia. Karya musisi MTB akan dikurasi, ditampilkan, direkam menjadi album kompilasi, dan didistribusikan dalam bentuk fisik maupun digital. FMT juga berkembang melalui program pertunjukan, bincang musik, lokakarya, panggung komunitas, dan pasar festival yang dapat diakses dan dirayakan bersama.

Tembi Yogyakarta
Jl. Parangtritis KM. 8,4
Tembi Timbulharjo
Sewon Bantul 55188

Juli

ArtJog
ArtJog
23 Juli - 30 Agustus 2020
Jogja National Museum

ARTJOG menegaskan dirinya sebagai festival seni kontemporer internasional yang berbasis di Yogyakarta. Beragam presentasi bentuk seni lintas disiplin dapat ditemui di dalamnya. Dari seni rupa, seni pertunjukan hingga para pelaku industri kreatif pun dapat saling bersinggungan. Komitmen ARTJOG setiap tahunnya adalah terus mengikis sekat-sekat yang membatasi praktik dan pemaknaan dalam kesenian, sambil terus menumbuhkan dan merawat jejaring antara sesama seniman, pasar, pemangku kebijakan, dan publik yang selama ini telah terbangun dengan baik. ARTJOG adalah ruang berbagi; berbagi pengetahuan dan berbagi pengalaman estetika serta perkembangan seni terbaru.

Soboman No. 234 RT. 6 DK. X
Ngestiharjo Kasihan
Bantul DIY 55182
Indonesia Dramatic Reading Festival
Indonesia Dramatic Reading Festival

Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) telah berlangsung selama 10 tahun, merupakan festival pembacaan naskah lakon yang menampilkan naskah-naskah baru Indonesia maupun naskah-naskah asing yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia kepada khalayak. Misi IDRF sejak awal berdiri adalah menjadi ruang untuk memperkenalkan naskah-naskah baru kepada khalayak teater. IDRF menjadi media untuk memperkenalkan naskah-naskah baru bagi para penulis naskah dan peminat teater, terutama bagi para penulis naskah yang tidak berafiliasi pada kelompok teater tertentu. Awal mula penyelenggaraan IDRF digagas oleh Joned Suryatmoko, Gunawan Maryanto, dan Lusia Neti Cahyani. Pada tahun 2010 IDRF pertama kali berjalan di Yogyakarta menampilkan naskah-naskah dari Indonesia dan Jepang. Beberapa naskah yang pernah dibacakan di IDRF kini telah dipentaskan oleh kelompok-kelompok teater di Indonesia. Awal mula penyelenggaraan IDRF digagas oleh Joned Suryatmoko, Gunawan Maryanto, dan Lusia Neti Cahyani. Pada tahun 2010 IDRF pertama kali berjalan di Yogyakarta menampilkan naskah-naskah dari Indonesia dan Jepang. Beberapa naskah yang pernah dibacakan di IDRF kini telah dipentaskan oleh kelompok-kelompok teater di Indonesia.

Agustus

Sumonar
Sumonar
7 - 15 Agustus 2020
Kantor Pos Besar, Gedung BNI 46, Gedung eks.KONI Sonobudoyo, Kawasan Nol KM, Balairung UGM Yogyakarta

"Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan Jogja Video Mapping Festival 2018 (JVMF) yang kemudian berganti nama menjadi SUMONAR 2019, Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP) bersama SAAB! Production kembali mengajak merayakan gemerlap cahaya dalam SUMONAR 2020 a projection mapping and interactive art festival. Selama ribuan tahun peradaban manusia dituntun oleh cahaya. Bahkan hingga saat ini cahaya bintang masih digunakan oleh pelaut sebagai penunjuk arah. Dari sini kita mempercayai bahwa cahaya dapat dipakai sebagai salah satu media untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Penanda bagi orang lain. Petunjuk bagi orang lain. Meskipun terkadang, setiap orang mempunyai persepsi sendiri terhadap pesan dan pertanda dari cahaya. SUMONAR 2020, akan mengelaborasi bagaimana cahaya menyampaikan pesan k pada manusia melalui benda benda di sekitar ruang hidup kita dan bagaimana penyikapan kita.

Yogyakarta Gamelan Festival
Yogyakarta Gamelan Festival
24 - 30 Agustus 2020

Kehidupan gamelan dari abad ke abad telah mengalami perkembangan yang sedemikian rupa. Sampai saat ini, di berbagai Negara di dunia, telah berkembang seni gamelan klasik (gendhing) juga bermacam karya komposisi gamelan baru. Bisa dikatakan bahwa gamelan mempunyai posisi penting dalam perkembangan budaya di dunia. Banyak juga grup-grup gamelan yang ada di berbagai Negara. Dengan demikian, perlu adanya komunikasi antar pecinta gamelan di seluruh dunia. Saat ini gamelan telah merambah di 34 negara : Argentina, Australia, Austria, Belgium, Canada, China, Columbia, Cezch, Egypt, Finland, France, Germany, Ireland, Israel, Italy, Japan, Korea, Malaysia, Mexico, Netherlands, New Zealand, Palestine, Philippines, Poland, Russia, Singapore, Spain, Suriname, Swiss, Taiwan, Thailand, UK/Inggris, USA dan Indonesia. Seni gamelan dan karawitan di kawasan budaya Yogyakarta dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai pusatnya, merupakan salah satu pusat gamelan dunia di samping tempat-tempat lainnya.

Yogyakarta Gamelan Festival hadir dan bercita-cita menggagas kehidupan seni gamelan yang dinamis, selalu menyelaraskan diri dengan jaman tanpa harus kehilangan latar belakang budayanya dan saling menghargai keanekaragaman kebudayaan di dunia. Tujuan tersebut diraih dengan misi menciptakan dan mengelola media yang secara kontinyu menjadi sarana berkumpul, berkomunikasi dan berinteraksi bagi para pecinta seni gamelan dan membantu mereka yang sedang mempersiapkan masa depan untuk terlibat dalam dunia seni gamelan maupun yang akan menguatkan potensi yang sudah dimiliki dalam berbagai bentuk kegiatan.

Jl. Mantrigawen Lor No. 9
Yogyakarta 55131

September

Jogja Holden Day
Jogja Holden Day
11 - 12 September 2020
Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta

Jogja Holden Day adalah suatu Event Festival yang memuat kontent tentang Mobil Holden dan progresnya. Event ini menjadi tempat untuk mewadahi segala bentuk aktivitas dan kreasi dalam suatu konsep pameran dan festival yang dikhususkan untuk merk Mobil Holden dengan berbagai variannya. Event ini akan diikuti oleh semua penggemar dan Club Holden dari seluruh Indonesia dan bersifat terbuka bagi masyrakat umum. Adapun beberapa konten yang menarik dalam event ini seperti Carshow, Burnout Masal dan Lucky Draw yang menjadi magnet bagi para peserta dan pengunjung. Dan dalam konsep JHD 2020, kami akan menambahkan konten Fun Sprint Drag dalam kerangka meningkatkan minat dan daya tarik pengunjung.

Saman Blok II No. 33
Bangunharjo Sewon
Bantul Yogyakarta
Keroncong Plesiran
Keroncong Plesiran
19 September 2020, 15.00 - 23.00 WIB
Kawasan Hutan Pinus Mangunan

"Keroncong Plesiran berarti bermain keroncong sambil plesiran (Jawa: Plesiran berarti berkunjung di tempat-tempat wisata ). Keroncong Plesiran lahir dari inisiatif sekelompok anak muda Yogyakarta sebagai bentuk pelestarian musik keroncong. Keroncong Plesiran merupakan sebuah pertunjukan musik keroncong yang mengandalkan kebebasan berekspresi dan berimprovisasi, penonton diajak untuk mencicipi sebuah pertunjukan yang menawarkan nuansa refresing dan relaksasi, musik keroncong yang dibawakan merupakan musik keroncong generasi millenial, dengan tema Keroncong Millenial. Festival Keroncong muda ini menghadirkan grub musik keroncong asli, keroncong modern hingga keroncong dengan format orkestra. Vokalis yang dilibatkan sebagai bintang tamu merupakan para vokalis nasional dan lokal. Kami bersama Dinas Pariwisata DIY membawa pertunjukan musik Keroncong Plesiran ini ke sebuah destinasi wisata baru di wilayah DI Yogyakarta. Konsep lokasi yang dipilih dalam pertunjukan keroncong tak lepas dari konsep 3 A dalam pariwisata (Amenitas, Kasesibilitas, dan Atraksi). Harapannya selain menjadi bentuk apresiasi dan pelestarian musik keroncong juga dapat menjadi media promosi tempat wisata baru di Yogyakarta. Keroncong plesiran yang pertama diselenggarakan pada 21 April 2018 berlokasi di kawasan destinasi wisata Mangunan, Dlingo yang dihadiri 5.000 penonton, kemudian yang kedua pada tanggal 19 Oktober 2018 berlokasi di Tebing Breksi, diluar ekspekstasi kami penonton mencapai 25.000 dan yang ketiga pada 14 September 2019 di panggung terbuka Nglanggeran Gunung Api purba, merupakan pertama kalinya acara ini bertiket, kuota tiket yang dijual sebanyak 2.000 dan habis terjual.

Yogyakarta Ska Festival
Yogyakarta Ska Festival

YK SKA FEST adalah acara yang bukan hanya menampilkan pertunjukan musik bergene Ska tetapi juga selalu ingin menampilkan potensi mnat dan bakat, seni budaya, industri lokal yang dimiliki masyarakat Yogyakarta. YK SKA FEST merupakan acara puncak dari beberapa event yang telah Yk Ska Crew selenggarakan.

Sebelum memasuki acara puncak, Yk Ska Crew melaksanakan acara Road to Yk Ska Fest dengan tema Melampah Dados Manunggal (Berjalan Menjadi Satu).

Pinasthika Creativestival
Pinasthika Creativestival
25 - 26 September 2020
Monumen Jogja Kembali, Yogyakarta

Pinasthika telah berjalan hampir 19 tahun dan dikunjungi lebih dari 3.000 pengunjung dari 150 komunitas, menampilkan 1.000 karya kreatif dari advertising, desain grafis, desain produk, film, animasi yang menjadikannya sebagai perayaan kreatifitas perusahaan lokal asli Indonesia. Hal ini menjadikannya menjadi melting pot para pelaku industri kreatif dan menawarkan ekosistem yang bisa menjadi pertemuan seluruh pegiat ekonomi kreatif Indonesia dengan fokus pada pengembangan insan kreatif lokal Indonesia.

Jl. Gambiran 45
Pandean Umbulharjo
Yogyakarta 55161

Oktober

Malioboro Coffee Night
Malioboro Coffee Night
2 oktober 2020
Sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta

Malioboro Coffee Night diselenggarakan setiap tanggal 2 Oktober untuk memperingati International Coffee Day & Hari Batik Nasional serta meningkatkan pariwisata kota Yogyakarta dengan jumlah pengunjung lebih kurang sekitar 35.000 pengunjung 80% wisatawan lokal 20% wisatwan internasional.

KUSTOMFEST
KUSTOMFEST
3 - 4 Oktober 2020
JEC Hall-Jogja Expo Centre

KUSTOMFEST adalah sebuah festival kustom kulture, kolaborasi pertunjukan dari berbagai jenis karya kustom Indonesia antara lain : Motor Kustom, Hot Rod dan Kustom Cars Sepeda Kustom, Pedal Car, Body Art, Die Cast, Paint Work, Seni dan Budaya, Entertaiment, Vendor Booth dan sebagainya dalam satu konsep perayaan kustom kulture tahunan Indoenesia.

KUSTOMFEST diselenggarakan sebagai acara tahunan bulan Oktober di Jogjakarta-Indonesia, kota yang terkenal dengan kekayaan budaya dan peninggalan sejarah. KUSTOMFEST mengundang dan melibatkan seluruh elemen pegiat kustom kulture Indonesia dan pelaku industri kustom global, menampilkan karya kustom terbaik sebagai refleksi kekayaan budaya bangsa Indonesia."

Jl. Melati Wetan No. 4 Yogyakarta
Pesta Boneka
Pesta Boneka
5 - 11 Oktober 2020
Auditorium IFI-LIP, Java Poetry Cafe, Bangunan Cagar Budaya Yogyakarta, desa di Bantul (dalam konfirmasi)

Pesta Boneka adalah sebuah festival teater boneka berskala Internasional yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Papermoon Puppet Theatre sejak tahun 2008. Papermoon Puppet Theatre sendiri adalah sebuah kelompok teater boneka independen yang sudah diperhitungkan baik di tanah air dan di mancanegara. Sebagai pionir seni teater boneka kontemporer di Indonesia, Papermoon Puppet Theatre menyelenggarakan PESTA BONEKA sebagai wadah para seniman lokal dan mancanegara untuk merayakan kekayaan seni teater boneka. Mengingat Indonesia, terutama Yogyakarta memiliki sejarah besar di dunia wayang, yang menjadikan Indonesia sebagai kiblat internasional dunia seni teater boneka mancanegara di bidang shadow theatre, Papermoon Puppet Theatre kemudian menebalkan posisi seni teater boneka Indonesia di mata dunia, salah satunya dengan penyelenggaraan PESTA BONEKA ini. Jaringan yang sudah dibangun Papermoon Puppet Theatre selama 12 tahun terakhir terutama di dunia teater boneka Internasional, sudah terbukti menjadi modal kuat bagi PESTA BONEKA untuk memiliki posisi penting sebagai festival teater boneka kontemporer berskala Internasional yang pertama di kawasan Asia Tenggara.

Jogja Design Week
Jogja Design Week

JDW 2018 adalah sebuah pameran desain yang bertujuan untuk mengemas kebudayaan nusantara tanpa meninggalkan bentuk aslinya dan menggunakan material non permanen yang mudah untuk dikembalikan ke bentuk semula. Dengan membawa tema Fusion Identity, JDW 2018 merespon kawasan Kotagede dan melibatkan 10 desainer yang mengolah desain eksterior, interior, dan produk.

Biennale Jogja
Biennale Jogja
20 Oktober - 30 November 2019
Jogja National Museum, Taman Budaya Yogyakarta, PKKH, Ketandan, Hellutrans Art Space

Biennale Jogja (BJ) adalah festival yang berfokus pada seni rupa, diadakan setiap dua tahun yang diselenggarakan oleh Pemerintah DIY dan diorganisasi oleh Yayasan Biennale Yogyakarta (YBY). Pertama kali diadakan tahun 1988, tahun ini penyelenggaraan ke 15. Mulai tahun 2011, YBY meluncurkan proyek Biennale Jogja seri Equator yang berfokus pada kawasan khatulistiwa. YBY mengasumsikan equator sebagai perspektif baru yang sekaligus juga membuka diri untuk melakukan konfrontasi atas ‘kemapanan’ ataupun konvensi atas even sejenis. BJ seri equator akan membawa Indonesia, khususnya Yogyakarta, mengelilingi planet bumi selama 12 tahun. Biennale Equator bekerja sama dengan satu atau lebih negara atau kawasan di sekitar equator.

Taman Budaya Yogyakarta
Jl. Sriwedani No. 1
Yogyakarta 55151
Vegan Festival Yogyakarta
Vegan Festival Yogyakarta
23 - 25 Oktober 2020 | 10.00 - 21.00 WIB
Mall Malioboro Yogyakarta

Vegan Festival Indonesia 2020 adalah festival yang mengangkat vegan dan kaitannya dengan isu kesehatan, etika dan lingkungan di mana hendak memperlihatkan fakta-fakta ilmiah dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa pola makan vegan merupakan solusi terbaik bagi kesehatan bahkan memerangi Global Warming yang kian hari kian mengkhawatirkan. Vegan Festival Yogyakarta menyajikan bazar masakan vegan, seminar dan talkshow edukatif, berbagai perlombaan menarik dan juga penampilan seni budaya cinta alam yang bekerja sama dengan International Nature Loving Association (INLA). Vegan Festival Yogyakarta bertujuan mengedukasi masyarakat Yogyakarta untuk semakin sadar akan pola makan sehat berbasis nabati yang baik terhadap kesehatan dan bumi.

November

Jogjakarta Volkswagen Festival
Jogjakarta Volkswagen Festival

Tahun 2019 Volkswagen Club Yogyakarta (VCY) akan kembali menggelar Jogja Volkswagen Festival (JVWF) pada tanggal 9-10 November 2019, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Hari Pahlawan mengingatkan kita akan pertempuran yang pernah terjadi di Indonesia. Menurut Bung Hatta (Wakil Presiden Indonesia pertama) makna pahlawan adalah "Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata mebela cita-cita". Kata-kata inilah yang menyemangati kami untuk tetap pada cita-cita kami, yaitu agar Indonesia lebih dikenal khususnya di dunia VW klasik.

Jl. Polisi Istimewa No. 1
Muja Muju Umbulharjo
Timoho Yogyakarta 55565
Ngayogjazz
Ngayogjazz

Ngayogjazz yang sudah terselenggara sejak tahun 2007 selalu melibatkan komunitas-komunitas dan para musisi-musisi muda. Hal ini memang disengaja untuk lebih membuka ruang ekspresi yang beragam dan luas dan diharapkan menjadi wadah persemaian para musisi-musisi muda berbakat.

Sebagai event yang bertujuan untuk mengadakan sebuah peristiwa budaya, Ngayogjazz akan bersifat terbuka. Di setiap tahunnya Ngayogjazz selalu memilih tempat penyelenggaraan di pedesaan sekaligus melibatkan masyarakatnya sehingga event ini secara tidak langsung juga menjadi milik masyarakat di mana Ngayogjazz diselenggarakan. Pemilihan dan pengaturan tempatnya akan membuat masyarakat sekitar bisa menikmati dan berpartisipasi langsung di dalam event ini. Selain kesenian tradisional setempat, akan selalu ada pasar tiban bernama Pasar Jazz yang mayoritas diikuti oleh penduduk setempat sebagai usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ngayogjazz tetap akan bisa disaksikan, diikuti, dan dinikmati secara gratis tanpa pungutan tanda masuk dan tanpa pungutan stand di Pasar Jazz. Bahkan berbagai komunitas di luar komunitas jazz akan berpartisipasi, semisal komunitas fotografi, komunitas otomotif, hingga komunitas film.

Jogja Street Sculpture Project
Jogja Street Sculpture Project
17 November - 10 Desember 2019
Bantul Gumuk Pasir, Kota Area Titik Nol, Sleman Merapi, Yogyakarta

JSSP merupakan kegiatan pameran patung publik jadi berada di luar ruang, bukan di galeri. Tahun 2019 mengambil tema Pasir Bawono Wukir, para seniman patung diminta untuk mengisi ruang publik karena poros tata ruang Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keistimewaan berupa garis imajiner yang masih satu garis lurus, terbentang dari laut selatan, Keraton, hingga Gunung Merapi.

Pendhapa Art Space
Jl. Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro (Ringroad Selatan)
Tegal Krapyak RT.01 Panggungharjo
Sewon Bantul Yogyakarta 55188
Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF)
Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF)
19 - 23 November 2019
Empire XXI Yogyakarta

Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) berdiri sebagai salah satu festival film internasional di Indonesia yang terus konsisten diselenggarakan selama 14 tahun. JAFF 2018 diapresiasi oleh 14.900 pengunjung dengan memutar 147 film dari 27 negara. Tidak hanya itu saja, JAFF berhasil mendatangkan 75 komunitas dari berbagai daerah di Indonesia dan mempertemukan sineas-sineas muda dengan praktisi dan pelaku bisnis perfilman baik nasional maupun internasional. Beberapa programmer fesrival film internasional yang terlibat di JAFF 2018 datang dari berbagai festival, antara lain, Cannes Film Festival, Venice International Film Festival, Shanghai International Film Festival, Tokyo International Film Festival, Busan International Film Festival, dsb.

Jl. Kebun Raya 41 A
Rejowinangun Kotagede
Yogyakarta 55171

Desember

Festival Film Dokumenter
Festival Film Dokumenter
1 - 7 Desember 2019
Taman Budaya Yogyakarta, IFI-LIP, Kedai Kebun Forum

Festival Film Dokumenter (FFD) didirikan tahun 2002, di Yogyakarta, merupakan festival pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, berfokus pada pengembangan dokumenter sebagai medium ekspresi dan ekosistem pengetahuan, melalui program eksibisi, edukasi dan pengarsipan.

Taman Budaya Yogyakarta
Jl. Sriwedani No. 1
Yogyakarta 55151